BALIKPAPAN, 16 September 2026 — Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberantasan penyalahgunaan dan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kalimantan Timur.
Danpomdam VI/Mulawarman Kolonel Cpm Erwien Ferry Sunarno, S.H., mengatakan Pangdam VI/Mulawarman telah memberikan penekanan kepada seluruh jajaran agar tidak ada prajurit TNI yang terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen institusi TNI dalam mendukung penegakan hukum sekaligus memastikan BBM bersubsidi dapat disalurkan sesuai dengan peruntukannya.
«“Pimpinan kami, Pangdam VI/Mulawarman, sudah memberikan penekanan yang sangat tegas kepada jajaran. Tidak ada anggota TNI yang bermain ataupun terlibat, baik sebagai backing maupun sebagai pelaku yang berkaitan dengan penyalahgunaan BBM subsidi,” tegas Erwien.»
Ia menegaskan, apabila terdapat anggota TNI yang berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses hukum terbukti terlibat dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi, maka yang bersangkutan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
«“Semua yang terlibat akan kita proses hukum. Tidak ada pandang bulu. Itu sudah menjadi atensi dan perintah langsung dari Bapak Pangdam kepada kami,” ujarnya.»
Pomdam Perkuat Pengawasan di Lapangan
Untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan maupun keterlibatan personel, jajaran Polisi Militer Kodam (Pomdam) VI/Mulawarman bersama unsur terkait terus melakukan pengawasan dan penyelidikan di lapangan.
Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung aparat penegak hukum dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi sekaligus memastikan tidak ada personel TNI yang terlibat dalam aktivitas tersebut.
Apabila dalam kegiatan pengawasan ditemukan indikasi keterlibatan anggota TNI, temuan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara apabila ditemukan dugaan pelanggaran yang melibatkan masyarakat sipil, Pomdam akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
«“Apabila kami dari Pomdam maupun Stafintel Pomdam melaksanakan penyelidikan di lapangan dan menemukan masyarakat sipil yang bermain, kami akan selalu menginformasikan kepada rekan-rekan dari Polda untuk menindaklanjuti,” jelasnya.»
Kodam-Polda- Pertamina Perkuat Sinergi
Dalam upaya mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi, Kodam VI/Mulawarman juga terus membangun koordinasi dengan Polda Kalimantan Timur serta pihak Pertamina Patra Niaga.
Sinergi antarlembaga dinilai penting untuk memperkuat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi, sekaligus mempercepat tindak lanjut apabila ditemukan dugaan pelanggaran di lapangan.
Kodam VI/Mulawarman, kata Erwien, akan terus memberikan dukungan terhadap langkah-langkah penegakan hukum dalam pemberantasan penyalahgunaan dan penyelundupan BBM bersubsidi di wilayah Kalimantan Timur.
«“Ini merupakan bentuk dukungan dari Kodam VI/Mulawarman dalam pemberantasan penyalahgunaan BBM subsidi, supaya di wilayah jajaran Kodam VI tidak ada lagi penyelundupan maupun orang yang bermain dengan BBM subsidi,” pungkasnya.»
Penegasan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa setiap dugaan keterlibatan personel TNI dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)

Social Header