jurnalmabespolri.id
TANAH GROGOT – Polres Paser terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan belanja masalah kamtibmas bersama pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Paser, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan berlangsung di Kantor Gereja GPIB Eben Heizer, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanah Grogot, dengan dipimpin Wakapolres Paser Kompol Hendro Wibowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H.
Turut mendampingi Wakapolres, Kasat Intelkam AKP Cecep Ikon Saefuloh, S.H., KBO Sat Intelkam IPTU Akhmad Fauzi, Kanit III Sat Intelkam IPDA Mardos Sinaga, Kanit Bhabinkamtibmas IPDA Arkam Biantoro, serta personel Binmas, Intelkam, dan Humas.
Rombongan disambut Ketua PGID Kabupaten Paser Pdt. Jimmy Nana, S.Th., Sekretaris Umum Pdt. Yansen, M.Th., Penyuluh Agama Kristen Ahli Pertama Kemenag Kabupaten Paser Teguh Pratomo, S.Th., serta perwakilan Gereja GKII Pdt. Demos Runtutahu, S.Th.
Dalam pertemuan tersebut, Kompol Hendro Wibowo menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah untuk mempererat komunikasi dan membangun kemitraan antara Polri dan tokoh agama demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di Kabupaten Paser.
“Kami mengajak para tokoh agama PGID untuk bersama-sama menyampaikan pesan perdamaian, menjaga kerukunan, serta memperkuat toleransi antarumat beragama. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama,” ujar Kompol Hendro.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi, mendengarkan masukan, serta mengidentifikasi berbagai persoalan sosial dan keagamaan yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Wakapolres juga mengajak para tokoh agama untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Masyarakat turut diimbau agar bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi berita bohong maupun ujaran kebencian yang dapat memicu konflik dan merusak persatuan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Paser berharap sinergi antara kepolisian dan tokoh agama semakin kuat sehingga kerukunan, toleransi, dan kedamaian di Kabupaten Paser dapat terus terjaga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. (DEGE)

Social Header